yomowo.com
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Mobile Blog


aneuknanggroe.yomowo.com

Tetesan "DARAH" Dari Langit

14.02.2010 01:53 EST
Tahun 2001, penduduk bagian Kerala, India, dikejutkan oleh peristiwa aneh. Hujan berwarna merah darah turun dr langit, menumpahkan ratusan kubik air mulai dr tgl 25 Juli hingga 23 September.

Menurut laporan, ketika hujan terjadi, penduduk di negara bagian mengira hujan merah adalah pertanda datangnya kiamat. Namun, pemerintah setempat mengklarifikasi dgn mengatakan bhw hujan merah itu hanyalah debu padang pasir dr kawasan Arab.

Hujan tsb turun hanya pd wilayah yg terbatas dan biasanya hanya berlangsung sekitar 20 menit per hujan. Penduduk lokal menemukan baju² yg dijemur berubah warna menjadi merah seperti darah. Penduduk jg melaporkan adanya bunyi ledakan dan cahaya terang yg mendahului turunnya hujan yg dipercaya sbg ledakan meteor di angkasa.

Hujan berwarna merah itu sampai skrg msh menyisakan misteri. Dlm sebuah artikel disebutkan, fenomena hujan aneh ini tlah terjadi sejak ratusan thn lalu, sejak zaman Ancient Roman.

Pd awal tahun 2006, fenomena hujan berwarna ini menjadi perhatian dunia stlah media memberitakan dugaan bhw partikel ² berwarna tsb berasal dr sel ² luar angkasa.

Temuan itu berawal dr peristiwa hujan merah di Kerala thn 2001. Contoh air hujan dibw oleh Pemerintah India dan ilmuwan mancanegara. Lebih dr 120 laporan dr penduduk setempat dikumpulkan bersamaan dgn sampel air hujan merah dr wilayah sepanjang 100 kilometer.

Setelah diteliti, mereka menemukan bhw unsur merah dlm air tsb terdiri atas 50% karbon, 45% oksigen dan 5% unsur lain spt besi dan sodium, konsisten dgn komponen sel biologis lainnya, dan sel itu jg membelah diri.

Sel itu memiliki diameter antara 3-10 mikrometer dgn dinding tebal dan memiliki variasi nanostruktur di dlm membrannya. Namun, tdk ada nukleus (inti sel) yg dpt diidentifikasi.

Karena partikel merah tsb adalah sel hidup, mk para ilmuwan mengajukan teori bhw partikel merah itu adalah darah.

Sebuah studi yg dilakukan mahasiswa doktoral dr Universitas Queen, Irlandia, bernama Patrick McCafferty, menemukan catatan sejarah yg menghubungkan hujan berwarna dgn ledakan meteor.

McCafferty menganalisi**** laporan mengenai hujan berwarna, 20 laporan air berubah menjadi darah dan 68 contoh fenomena mirip spt hujan hitam, hujan susu, atau madu yg turun dr langit. 36% dr contoh tsb ternyata terhub dgn aktivitas meteor atau komet.

Sampai kini blm ada jawaban pasti mengenai penyebab hujan merah ini. Jawaban yg ada msh sebatas teori. Dan "the sky is bleeding" sepertinya bakal terus menjadi misteri.

Artikel ini diringkas dr harian Serambi Indonesia tgl 13 Februari 2010 halaman 1 terbitan Aceh.
1 Comments:
God boys
16.03.2010 00:15 EDT,


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.